Mengimpor dari Cina untuk pertama kalinya bisa menjadi bisnis yang membingungkan. Ada sejumlah akronim pengiriman dan incoterms untuk diuraikan di atas logistik, serta tantangan bernegosiasi dengan penjual di China. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh pelanggan kami.
Kontak saya di China menjual dengan persyaratan pengiriman FOB (Free On Board), tetapi menyarankan mereka juga dapat menjual dengan persyaratan CFR (Biaya dan Pengangkutan).
Untuk setiap impor atau ekspor komersial akan selalu ada persyaratan pengiriman yang disepakati yang mengeluarkan bagian mana dari proses pengiriman yang menjadi tanggung jawab masing-masing pihak (pembeli dan penjual). CFR dan FOB banyak digunakan penjual incoterms untuk menetapkan pihak mana yang bertanggung jawab atas bagian mana dari proses pengiriman dan biaya relevan yang terlibat.
Dengan syarat CFR, penjual barang mengatur pengiriman ke pelabuhan/bandara kedatangan di Inggris (Felixstowe atau Heathrow misalnya). Anda sebagai pembeli akan tetap bertanggung jawab atas biaya kedatangan Inggris, izin dan pengiriman Inggris (biasanya ini dibayarkan melalui agen izin Anda).
Dalam ketentuan FOB, penjual hanya bertanggung jawab atas semua biaya lokal Cina seperti bea keluar ekspor dan pengiriman barang ke gudang/pelabuhan keberangkatan. Anda sebagai pembeli kemudian bertanggung jawab atas pengiriman barang dari pelabuhan/bandara Tiongkok ke Inggris serta bertanggung jawab atas semua biaya dan pengiriman kedatangan di Inggris (biasanya pengirim barang Anda yang mengatur ini atas nama Anda).
Ada istilah pengiriman lain seperti ex works dan DAP/DDP misalnya tetapi di atas adalah istilah yang lebih umum dengan impor laut dan udara dari China. Atau jika anda bingung soal hal-hal seperti ini, anda bisa meminta bantuan yang sudah banyak tersebar dan bisa anda jumpai dimana-mana.